NLP Succes and Personal Excellence adalah sebuah judul buku hasil tulisannya Fr.Luis Jorge Gonza’lez, beliau dilahirkan pada tahun 1942 di Guadalajara Mexico.
Oleh Bapak Adi Putra Wijaya diterjemahkan ke bahasa Indonesia yang isi buku itu terdiri dari Tiga bagian :
- Bagian Pertama adalah ” Pencarian Manusia Akan Kesempurnaan Diri” yang terdiri dari 16 sesi.
- Bagian Kedua adalah ” Kesempurnaan dalam Berkomunikasi” yang terdiri dari 7 sesi.
- Bagian Ketiga adalah ” Memudahkan yang lainnya dalam Kesempurnaan ” yang terdiri dari 9 sesi.
Pada tulisan ini aku mencoba untuk menyalin tulisannya dari Bagian Pertama ” Percarian Manusia Akan Kesempurnaan Diri ” sesi kesatunya ialah tentang :
1. Definisi dari NLPÂ :
Neeuro-Linguistic Programming merupakan sebuah penjelasan tersedikitnya memiliki Dua arti, bagaikan tubuh dengan kedua tangannya. Di tangan yang satu, NLP merupakan sebuah Metafora guna menjelaskan tentang Manusia. Sementara ditangan yang satunya lagi, NLP merupakan sebuah cabang dari Ilmu Pengetahuan yang berkembang terus.
NLP  : 1. Kepribadian Manusia.  2. Ilmu Pengetahuan.
Dalam rangka menjelaskan Definisi dari Kepribadian Manusia, NLP layaknya sebuah nama atau sebutan yang diberikan seperti “wanita”, “pria”, “manusia”, dan lain-lainnya, Anda, seperti juga pada setiap orang lainnya adalah sebuah neuro-linguistic program.
Kata programming berarti sebuah rencana dari aksi untuk menuju sebuah tujuan yang diinginkan dengan sejumlah kemungkinan yang dapat dipilih dan digunakan serta memiliki Arti. Jadi, dari sudut pandang biologis, Anda, seperti halnya juga mahluk Manusia lainnya, telah diprogram untuk mempertahankan diri.   Sederhananya, tujuan yang paling dasar dari seorang Manusia adalah untuk mempertahankan hidupnya.       Untuk tujuan ini, Manusia telah memiliki Sumber – sumber Neurologi dan Linguistic yang tak terhitung banyaknya untuk dapat membuat kemungkinan – kemungkinan demi kelangsungan hidupnya.
Ahli saraf dan juga seorang peneliti asal Inggris J.Z. Young menuliskan tentang : ” Konsep dasarnya adalah bahwa tujuan utama dari setiap organisme adalah untukmempertahankan hidupnya; dalam kerangka yang lebih sederhana; untuk tetap dalam keadaan kondisi Kesehatan yang baik, Kesenangan dan Kegembiraan merupakan tanda – tanda yang ditujukan oleh sebuah mahluk hidup yang sedang berada dalam keberhasilan dalam rangka apa yang diinginkannya “.
Saya ( L J G ) akan menunjukan jenis keberhasilan tersebut melalui halaman dari buku ini. Untuk mengetahui cara bagaimana hidup dan menikmatinya baik dalam keadaan gelap dan terang, manis dan pahit, susah ataupun senang, Disebabkan itulah mengapa mahluk itu disebut hidup dan sebaik itu pulalah program alami yang ada didalam keseluruhan hidup kita ini.
Kami ( L J G ) menyelesaikan inti dari program ini – menjaga diri kita dalam keadaan sehat dan senang – dalam artian menggunakan sumber neurologi kita. Ini berhubungan dengan sistem sel saraf – neuron yang mana tugas utamanya meningkatkan kinerja dari Indera kita – melihat, mendengar, membaui, mengecap, merasakan. Terima kasih kepada neuron, kita melihat seperti apa bentuk makanan yang dapat memuaskan rasa lapar kita. Dan sebelum kita memakannya, kita mencoba untuk membauinya terlebih dahulu dan mengecapnya untuk memastikan makan tersebut dalam kondisi yang layak untuk dimakan.
Apa yang kita ketahui dan lakukan untuk menjaga agar tetap hidup, ternyata membutuhkan campur tangan dari Indera kita dan bahkan pengetahuan kita tentang TUHAN datang melalui perantara Indera – indera yang kita miliki. Mereka adalah sebuah Harta karun yang tak ternilai dari sumber – sumber untuk hidup dan mencapai kebahagian.
Kelompok kedua dari sumber – sumber ini memiliki kandungan yang didalamnya adalah sebuah Bahasa.       Bahasa merupakan dari sejumlah kata – kata yang diikatkan seperti rantai dari sebuah pertanyaan-pertanyaan dan pernyataan-pernyataan. Melalui bahasa, kita dapat membuat sejumlah “peta” yang menjelaskan pengalaman pribadi, baikyang berhubungan dengan Dunia luar atau Dunia dalam diri kita sendiri. Dengan jalan seperti ini kita berkomunikasi dengan diri kita sendiri dan lainnya dengan “arti-arti” yang didapatkan dari sumber linguistic.
Sampai sejauh ini saya ( LJG ) sudah menjelaskan tentang NLP secara definisi dari Kepribadian Manusia, sekarang saya ( LJG ) akan menjelaskannya sebagai sebuah Ilmu Pengetahuan. Rasanya akan lebih baik jika mengacu pada kisah aslinya. Kembali ke awal tahun 70-an, di Santa Cruz, California, John Grinder – seorang profesor bahasa pada Universitas California dan Richard Bandler – seorang ahli Matematika dan Computer – membuat beberapa penemuan yang mana melahirkan suatu yang disebut NLP.
Penemuan-penemuan ini merupakan hasil dari mempelajari, menganalisa dan meniru tiga orang ahli psikoterapis yang efisian dan sukses dalam bidangnya : Fritz Perls, Virginia Satir, Milton H.Erickson.
Baik Grinder maupun Bandler mengakui bahwa NLP bukanlah sebuah Penciptaan melainkan sebuah Penemuan. Sebagai hasilnya, NLP lebih tepatnya adalah sebuah model dari pada sebuah teori. Biasasnya, sebuah teori menjelaskan sebuah fenomena yang timbul melalui sejumlah sebab dan menjelaskan akibat yang ditimbulkan diantara kedua hal tersebut. Sebuah model akan memaparkan sebuah seri yang terdiri dari langkah-langkah yang mana jika diikuti dengan benar, akan mengarahkan seseorang menuju hasil yang sama seperti yang telah didapatkan oleh orang lain. Sebagai contoh, jika anda melakukan olahraga setiap hari, makan yang benar, memelihara Pikiran dan Perasaan yang bermanfaat dan melatih meditasi sesuai dengan keyakinan anda, maka anda akan bebas dari tekanan mental hasil yang sama juga akan didapatkan oleh orang-orang yang mengikuti langkah-langkah yang sama seperti yang sudah dipaparkan diatas.
NLP adalah sebuah proses dari modeling atau peniruan dari seorang model yang masih atau pernah hidup. ini melibatkan komunikasi, penggalian kembali pola-pola perilaku, mengenali bahwa setiap orang memiliki peta atau ide tentang dunianya, pengulangan pada pola-pola tersebut dari hasil pengamatan terhadap model, meniru dan mempraktekan peta dan keadaan emosinya dan lain-lainnya.
Untuk hal yang satu ini, NLP dijelaskan dalam banyak cara, Bagi beberapa orang “NLP adalah ilmu Pemikiran tentang Pikiran”, bagi yang lainnya lagi “NLP adalah ilmu mempelajari pilihan-pilihan”, dan ada juga orang yang berpikir bahwa “NLP adalah ilmu yang mempelajari bagaimana belajar melalui pemodelan”,  Sejak permulaannya, para penggagas awal telah menjelaskan NLP sebagai “Pelajaran tentang bagaimana seseorang menyusun pengalaman pribadinya”
Sesi keduanya ialah ………… yang akan datang berikutnya.
