Jul
31
    
Posted (Q Dazal) in Umum on July-31-2008

Untuk mempelajari Ilmu yang namanya NLP (Neuro-Linguistic Programming) di Indonesia itu banyak macamnya. Mulai dari yang disebut NLP Tradisionil sampai yang disebut NLP Modern, bahkan katanya ada yang mulai dari tingkat Dasar sampai Tinggi dan dari NLP Murni sampai NLP Aplikasi. Bahkan ada NLP yang digabungkan dengan Ilmu lainnya tetap dianggap sebagai NLP juga.

Dimana dalam mengartikan NLP itu pun tidak ada yang sama di Indonesia ini. Serta di dalam cara mengajarkannya pun tidak ada yang sama, sehingga membuat aku jadi bingung untuk dapat mempelajarinya.

Kenapa terjadi demikian yang kualami? Ya, dikarenakan banyak yang mengaku “Ini lho dasarnya Ilmu NLP” sehingga banyak yang mengajarkan Dasar NLP tapi tidak ada yang sama. Kalau gitu banyak sekali, ya Dasar Ilmu NLP itu? Padahal bila yang namanya dasar itukan semestinya sama! Namanya juga DASAR.

Bila dasarnya saja sudah berbeda, bagaimana jadinya bila diaplikasikan dalam kehidupan ini?

Yang amat sangat membuat aku bingung dan membingungkan sekali adalah banyaknya para Pengajar yang saling Memproklamasikan Diri sebagai Pemegang Hak Pengajar Ilmu NLP di Indonesia ini. Naaah!!!! Inilah yang sesungguhnya membuat aku bingung. Seandainya Ilmu NLP sudah menjadi milik seseorang yang mengaku berhak mengajar di Indonesia ini.



 
Jul
27
    
Posted (Antony Ugiono, Michael) in Umum on July-27-2008

Waktu kecil saya membaca sebuah cerita yang sangat mengesankan di majalah anak-anak Bobo. Cerita ini mengenai bagaimana seseorang mampu mengembangkan dirinya dengan fasilitas yang sama seperti yang diberikan juga kepada orang lain. Begini ceritanya.

Pada jaman dahulu ada dua orang sahabat yang bernama Jamal dan Jamil. Pada suatu hari Jamal dan Jamil murid dari pertapa Sanjaya berjalan-jalan di dalam hutan. Hutan itu sangat asri dan rimbun, disana-sini tumbuh berbagai macam pohon. Tiba-tiba kedua orang itu menemukan jejak binatang. Dengan lantang Jamal mengatakan kalau itu adalah jejak seekor gajah. Jamil hanya terdiam sejenak, diperhatikannya dengan seksama jejak gajah itu dan diperhatikannya pula pohon-pohon yang tumbuh disepanjang jejak gajah itu.



 
Jul
27
    
Posted (Tjia Irawan) in Umum on July-27-2008

Selamat dan Sukses dengan Bangga kami ucapkan kepada

Dr. Aji Hoesodo

Alumni A Practicing NLP Practioner Angkatan 1

yang terpilih sebagai 25 Profesional Top Indonesia tahun 2008 Versi IDC

(di bawah 9 Kementerian Republik Indonesia).

Selamat mempraktekan NLP dalam kehidupan! Selamat Membumi!

Dari: Semua Coach A Practicing NLP Practitioner



 
Jul
24
    
Posted (Ermalia Normalita) in Umum on July-24-2008

Seorang ilmuwan tengah menguji potensi dan kekuatan seekor tikus putih. Setiap pagi ia mengeluarkan seekor tikus putih pilihan dari kandang lalu memasukkannya ke dalam suatu tempat dari bahan kaca yang penuh dengan air. Ilmuwan itu memperhatikan bagaimana tikus itu berjuang untuk tetap hidup.

Apabila tikus itu kelihatan sudah kehilangan tenaga dan mulai tenggelam ke dasar air, maka ia segera memberikan tangan kanannya lalu mengangkat tikus tersebut. Ia selalu mencatat secara lengkap semua perkembangan selama satu minggu. Dari catatan tersebut diketahui bahwa kekuatan dan ketahanan tikus di dalam air meningkat dari hari ke hari.



 
Jul
24
    
Posted (Q Dazal) in Umum on July-24-2008

Manusia hidup penuh dengan hasil yang beraneka ragam dan macamnya, sehingga mengenal Manusia penuh dengan segala keunikannya. dalam menjalankan kehidupan sehari-hari cobalah melatih diri dengan mengenali Sense of Self, agar menjadi Personal Mastery guna mendapatkan Master Power pada Diri sendiri untuk mencapai Outcome yang diharapkan.

Untuk mencapai Outcome, silahkan anda membentuk Diri (Goal) sebelum melangkah menuju Outcome yang anda harapkan, lewat 4 pilar kedewasaan Manusia yaitu :

1. Self Skills, 2. Relational Skills, 3. Strategic Thinking Skills dan 4. Systemic Thinking Skills.

Silahkan anda menyimak Sepuluh Prinsip NLP menuju Mastery of Life:



 
Jul
21
    
Posted (Antony Ugiono, Michael) in Umum on July-21-2008

Saya peserta A Practicing NLP Practitioner Dynamic Coaching angkatan I. Sebelumnya saya belum pernah mengikuti Training atau Sertifikasi NLP. Namun saya sudah membaca baca tentang NLP dari buku buku dan dari internet. Kebanyakan literature yang saya baca adalah tentang metode dan teknik. Aplikasi NLP dalam kehidupan baru saya ketahui sedikit dari mencoba mengaplikasikan apa apa yang saya pelajari dari membaca baca literature. Ketika saya melihat penawaran tentang A Practicing NLP Practitioner yang ditawarkan lewat milis TCI oleh Pak Okky Sulistijo dan Pak Tjia Irawan, saya tertarik dan mengikutinya.

Pertama saya berharap akan lebih mengerti tentaang aplikasi NLP dalam kehidupan, lha judulnya saja A Practicing NLP Practitioner Dynamic Coaching. Tentunya yang akan di bahas adalah tentang prakteknya.
Namun ketika saya mengikuti acara tersebut, di hari pertama saya jadi bingung karena memang yang disampaikan sepertinya nggak nyambung sama metode dan teknik NLP yang pernah saya pelajari. Bicaranya ngalor ngidul nggak karu-karuan, saya berusaha mencari benang merah dari apa yang disampaikan oleh Para Coach di situ dengan metode dan teknik NLP yang pernah saya baca. Hasilnya saya tambah pusing.



 
Jul
21
    
Posted (Miko Andana) in Umum on July-21-2008
Petang itu, anak kami Tiara (usia 3 th) asyik bermain dengan Dian (usia 5 th) seorang
gadis kecil anak tetangga belakang rumah. Hmm … asyik sekali mereka main berdua.
 
Di tengah keasyikan bermain tersebut, tiba-tiba Dian berkata:
“Dik Tia, aku mau pulang !”
Dan segera saja nyelonong pulang ke rumah orang tuanya.
 
Tinggallah Tiara bengong, kecewa, dan raut mukanya menandakan akan segera
menangis. Tapi … oo … ternyata anak itu nggak jadi menangis.
Malah mendekati bundanya dan berkata dengan nada keras :
“Bunda aku mau sandal seperti punya mbak Dian!”
“Ya besuk dibelikan ayah !” kata bundanya.
“Nggak mau … aku mau sekarang !”, rengek Tiara.


 
Jul
21
    
Posted (Agus Setyadi) in Umum on July-21-2008

Kegiatan Tukar Tambah biasanya saya jumpai di dalam transaksi jual beli terhadap sebuah barang yang pembayarannya tidak sepenuhnya dengan uang tunai, akan tetapi ada pertukaran nilai dari barang lain untuk melengkapi harga pembayarannya. Ada yang bilang istilahnya Trade In.

Selama mengikuti A Practicing NLP Practitioner yang diadakan oleh Romo N’Dobosi dan Mr. Tjia selama enam hari membuat saya panas dingin layaknya seorang bayi yang baru saja di-imunisasi Campak. Bagaimana tidak? Penyelenggara acara terkesan “asal-asalan” bicara ngalor-ngidul seperti tanpa konsep, ruang yang kecil, sempit karena pesertanya juga lumayan banyak, dan banyak lagi yang lainnya. Romo juga membuat pasal-pasal sebagai peraturan yang “harus dan wajib” di-taati oleh peserta, bunyi peraturannya adalah “TIDAK ADA ATURAN”. Bebas tapi bertanggung jawab mungkin itu maksudnya, sampai-sampai Pak Bos Ngapusi dan Kang PuHong yang “nguping” di ruang sebelah suka “kegatelan” memberikan tambahan penjelasan bila dianggap perlu (alias : “NYEROBOT”) untuk menambahkan penjelasan Romo N’Dobosi. Terkadang saya jadi bingung…ini siapa sih yang sebenarnya “ngasih” materi???



 
Jul
21
    
Posted (Abdul Latief, Novel) in Umum on July-21-2008

Karena keinginan yang menggebu untuk lebih mengetahui NLP, saya coba sering membuka Portal NLP. Saat saya klick “Dasar NLP”, dari sejumlah artikel yang tersaji saya tertarik sebuah judul : “NLP itu (seharusnya) mudah dan dapat mempermudah” yang ditulis oleh P. Ronny F. Ronodirdjo. Saya cermati dan baca dari awal sampi akhir artikel itu dan yaap! Sayapun teringat saat mengikuti Coaching A PRACTICING NLP PRACTICIONER, 23-27 Juni lalu.

WAW! Suasana dalam “training” tersebut sempat bikin stress (baca: bingung) peserta di hari pertama, karena metode yang digunakan memang “MBINGUNGI”. Secara berangsur suasana pun menjadi membaik hingga pada hari terakhir. Namun bagi saya NLP adalah “dark territory”, karena masih dalam wujud MAP yang buram. Setelah acara coaching itu muncul keinginan yang menggebu untuk bisa mengetahui lebih lanjut tentang makhluk bernama “NLP” itu!



 
Jul
21
    
Posted (Noviansyah Marendra) in Umum on July-21-2008

Dear Sahabat,

Beberapa tahun yang lalu saya pernah mempunyai impian..impian yang menurut pikiran saya sangat mulia..yang suara di dalam diri saya berkata..oh hebat sekali impian ini.. yang membuat perasaan saya akan menjadi sangat bahagianya jika kalau seandainya impian ini dimiliki banyak orang..Dan saya membayangkan diri saya bersorak sorai meluapkan perasaan yang tak bisa dituliskan dengan kata-kata ketika impian itu dapat diwujudkan oleh saya dan setiap orang.

Beberapa tahun yang lalu saat impian itu hadir di dalam bayangan saya yang kemudian menjalar keseluruh bagian tubuh saya melalui sistem syaraf yang dititipkanNya kepada saya..hmm sepertinya,hidup saya dari hari ke hari begitu optimisnya..ya tentu saja ini perasaan yang positif kan..? Benarkan ? Yaa.. katanya.. bagus itu..! ayo..! pertahankan bayangan akan impian itu..terus bayangkan..ayo bayangkan..! tuliskan kata-kata..cari gambar-gambar..tempelkan di tempat-tempat strategis.. dan yaa..saat itu pikiran saya berkata,saya akan merasakan optimis bahwa impian itu akan terwujud..