Jan
20
    
Posted (Q Dazal) in Umum on January-20-2010 (12 views)

Kisah ini benar- benar terjadi dan sering dialami para pasien yang menjadi imum akibat anti biotik yamg dilakukan oleh para Therapy dibawah sadar, Dimana kejadian ini sering dijumpai dibeberapa kota di Indonesia ini.dimana guwe temuin baru-baru ini di kota guwe yang kebetulan tetangganya dateng menceritakannya ke guwe.
Seorang Anak lelaki usia 14 tahun mengalami kelainan jiwa dengan berperilaku aneh bila disekolahnya, Ia sering memukuli teman-temannya dengan berkata kamu kaya Papah saya, bahkan ada guru yang dibencinya dan pernah dilempar batu sambil menjerit berkata kamu sama dengan Papah.
Ternyata Ibunyapun menderita depresi yang terkadang dirumahpun sering mengamuk tidak karuan dengan menghancurkan peralatan rumah tangga.
Singkat cerita si Ibu dan putranya pindah kota mencari ketenangan dan sekolah untuk putranya. Ternyata baru beberapa bulan sekolah penyakitnya kambuh agak parah disebabkan disekolah itu banyak Bapak-bapak yang mengajarnya. Dan teman-temannya pun kena sasaran amukannya, dan si Ibupun mengalami penderitaan stres yang lebih parah ketika kumatnya datang. Sehingga para tetangganyapun ikut repot mengurusnya.
Setelah diselidiki si Ibu dan Putranya itu di kota yang lama telah ditherapy bahkan dirawat oleh Dokter spesialis jiwa. Yang katanya telah diobati menggunakan terapy bandul. Yang ahirnya diambil kesimpulan Harus diungsikan ke kota lain dengan alasan sang penyebab masalah masih berada dekat dalam lingkungan kotanya.
Dikota yang barupun tak ada satupun para Therapy bahkan para Dukun dan Paranormal tak mampu mengobatinya. Sehingga hanya dibekali Obat Penenang saja yang berakibat si Ibu dan Putranya selalu membawa Obat Penenang itu kemana-mana, Untung tak diraihnya dan Malangpun tak dapat ditolaknya dan Ujung – ujungnya sepakat menyatakan sering KEMASUKAN ARWAH SYETAN sehingga ketika ngamuk perlu Dipasung lalu diberi Obat penenang, Itulah kesimpulan cerita yang didapatnya. Menurut cerita keluarga terdekatnya dan para tetangga yang simpati kepadanya.
Dari beberapa kejadian yang sering guwe temuin, timbul beberapa Pertanyaan dan Pernyataan :
1. Kenapa Masih bayak yang belum mau menyadari sebagai Therapis bawah sadar untuk mempelajari Ilmu pengobotan yang benar – benar menyembukan dan bukan Berbangga dengan hanya sekedar Menghilangkan Rasa Sakitnya saja?.
2. Ingat bahwa BANGSA yang BESAR adalah Bangsa yang Mengenal Sejarah BANGSANYA.
3. ILMU pengobatan NENEK MOYANG BANGSA Indonesia Sungguh Luar Biasa Hebatnya.lalu KENAPA Berbangga dengan ILMU TEMPEL KOYO dan Obat Penghilang Rasa Sakitnya saja ( ANTI BIOTIK).
4. Sadarkah sebagai Therapis mengalami penderitaan Stres yang sama dengan para penderita Stes?????., sehingga dengan berbagai Cara saling Memamerkan Diri tak ubahnya sebagai Penjual Kecap No 1 diDUNIA, dan tak ubahnya penjual Obat di Kaki Lima.
5. Sadarkah dengan Ilmu Tempel Koyo itu banyak penderita stres ingin menguasi Ilmu itu untuk digunakan bukan pada tempatnya yaitu untuk memperdaya Orang lain agar mau nurut pada kemaunnya.
6. Bila benar menjadi seorang Therapis maka tak perlu MENGIKLAN DIRI,lihat para pemegang Ilmu Kesehatan ( DOKTER) tidak beriklan. Sebab bila mengiklankan Diri itu tandanya MENDERITA STRES akan ke AKU an DIRI ingin diHARGAI dan diKenal.
7. SADARLAH BAHWA ILMU PENGOBATAN dari NENEK MOYANG banyak dipelajari oleh pakar-pakar Ilmu orang luar Negri.
8. Galilah SUMBER DAYA yang Dimiliki Pemberian Tuhan agar menjadi Potensi melalu mendalami Kitab-Kitab ALLAH yang 4, maka akan menemukan cara-cara Penyembuhan yang Luar Biasa.



 
Dec
07
    
Posted (Q Dazal) in Umum on December-7-2009 (61 views)

Pepesan kosong yang diributtin alias debat kusir yang aku lakukan pada diriku sendiri:

- ( Ankomin ) : Hai Pung!!! Luh tuh mestinya buru-buru segera sadar knapa siiiih!!!! Elu tuh dikeadaan sekarang ( present state ) ini musti hidup di alam yang nyata (realita ) dong!!! Masa lu kagak sadar-sadar siiiiiih. Kan Elu punya Sumber Daya-sumber daya yang sudah dipinjemin gratis dari Tuhan!! tanpa agunan lagi!, masaa lu pake buat menggapai keinginan ( desired state )lu! pake fatamorgana siiiiiiiiih?

- ( Soekomin ) : iyeee Pung !!!! dengerin tuh omonganya Kang Ankomin!!! Kite sadar buru-buru hayo aHHH!!.

- ( Komin/Pupung ) : jawabnya, Eeeeeh Bang Soe! Lu tuh! jangan bermuka dua dong!.ngebebalin Bang An! Lu yah sekarang!!!, mane buktinya guwe hidup pake fatamorgana???, aah dasar so tau lu aah! Lu berdua kan sudah pada tau?!! Akan keadaan guwe sekarang!! Nyata kooK!!!

- ( Soekomin ) : Eeeeeeh ! jangan ngotot gitu knapa siiiih, Saya tidak bermuka dua!.

- ( Komin/Pupung ) : aaah lu Bang! Elu yang suka ngasih tau guwe, lu juga yang nyuruh,kadang-kadang Elu maksa lagi, mentang-mentang Elu punya pengalaman.

- ( Soekomin ) : iiiih! kan lu jugaa, yang minta petunjuk ke Saya, lu juga yang minta Saya yang ambil keputusan buat lu!.

- ( Komin/Pupung ) : “dengan nada bingung”, bertanya-tanyalah ; Terus maksudnya Bang An ngomong Present State sama Disired State tuh apa???.

- ( Soekomin ) : maksudnya, cara elu memandang ( represent ) dunia ini. dengan kenyataan, bukan dibuat FATAMORGANA.

- ( Komin/Pupung ) : looo kan! “The Map is Not The Territory” , kata Eyang “Alfred Korzybski”. Benerkan !, jadi gimane guwe aja dong !,cara memandang DUNIA ini.

- ( Soekomin ) : “dengan kebawa emosi” ,ngomonglah ; BENER!!!! Apa yang dikatakan Eyang Alfred Korzybski itu!, Eluu! itu kebanyakan ngapal teori sih! jadi salah mengaplikasikan dalam kehidupan, Elu tau kagak sih?… udah aah!! Ngomong ama lu mah tidak ada habis-habisnya. Bang An!! giliran Bang An yang ngomongin deeeh!

- ( Komin/Pupung ) : sambil menggerutu, Huh dasar !!! mentang-mentang Elu punya pengalaman. Ngomong deeh!! Bang An!!?, “sambil garuk-garuk kepalanya yang tidak gatal!”, dengan suara pelan berbicara; Ngomong deh Bang An, guwe mau Denger!!.

- ( Ankomin ) : Bener nih Pung?, “dengan suara pelannya”.

- ( Komin/Pupung ) : “dengan suara gemasnya menjawab” ; BeneeR.

- ( Ankomin ) :Nah tolong dengerin ya, jangan dipotong omongan Aku !! : ketika Elu memandang ( represent ) dunia ini, eLu gunain teorinya Eyang “Alfred” itu Salah penerapannya. Sehingga lu kaya gini sekarang!!, akibat dari Sumber Daya yang Elu punyai itu, Elu tidak gunain sebagaimana mestinya yang Tuhan kasih ke elu!!.Elu tau bahwa “The Map is not The Territory” itu, Bahwa peta tidak sama dengan wilayah yang sebenernya. Nah disini Elu salah menerapkan teori itu, sehingga lu punya karakter merusak dirilu Sendiri…….

- ( Komin/Pupung ) : “Nyeletuk protes!!”, Ngerusak gimana??!, Emang karakter guwe begini kok!!!, sudah dari Sananya kok…..

- ( Ankomin ) : “aduuuuh Pung!, dengan suara pelannya“; Pung! maafkan Aku,.. pleaseee…deeh!!!, dengerin dulu dan jangan dipotong Yaaa!!!

- ( Komin/Pupung ) ; “baiklah Bang An dengan suara lirihnya”; Maafin Pupung juga ya! Bang An!!, ya silahkan deh terusin ngomongnya, Pupung berjanji Deeh!.

- ( Ankomin ) : “dengan bijaksananya menjawab” : yaa Pung!, sekarang coba dengerin yaa!, naah!! karakter lu yang rusak itu contohnya jangan jauh-jauh deh!. Ingat Tidak!!, ketika lu Membaca tulisan diKoran!!, surat dari temen Elu waktu itu?, inget tidak Elu marah-marah (Kinestetik), membaca tulisan yang lu baca!!, Elu ngomong sakit Hati (Kinestetik ) baca tulisan itu yaa!, Naah! lu sadar tidak siiiih, lalu apa Hubungannya tulisan (Visual) itu sama Perasaan (Kinestetik) sakit hati Elu haaHH!!!, Naah itulah yang Aku maksud, bahwa Elu salah menggunakan teori dalam Mengaplikasikan di kehidupanlu. Elu!! hidup tidak menggunakan kenyataan yang nyata (tidak realita), Elu gunakan Fatamorgana itu!!, jadi kenyataan (Visual) yang sesungguhnya. Elu tau kan!, itu tulisan yang nyata berupa tulisan!!. Kok kenapa Elu lihat (Visual) dengan memandang (Represent) nya berupa sebuah benda nyata yang membuat Perasaan (Kinestetik) luka hati Elu. Emangnya tulisan itu!! sebuah pisau yang tajam apaa??!!, yang membuat Perasaan (Kinestetik) Elu luka hati???, kan bukaan pisau!!! Tulisan! ya tulisan!, bukannya pisau tajam kaan!, Naah! itulah yang Aku sebut bahwa Elu hidup dengan Fatamorgana,bukan dengan kenyataan(Visual) yang nyata. Naaah itu siiih!!,agak mendinganlah masih kelihatan!, itu secara penglihatan (Visual) masih terlihat. Yang membuat Aku tidak habis-habisnya berpikir (VA), tentang karakter Elu yang satu lagi. Yang membuat karakter Elu rusak tidak karuan itu!!,Ingat tidak siiih! Waktu Elu denger suara (Auditori) alias omongan orang yang kedenger (Auditori) sama Elu?. padahal suara (Auditori) itu tidak kelihatan (Visual) sama sekali, dan tidak mungkin itu jadi berupa gambar (Visual). Inilah yang membuat tidak habis-habisnya Aku berpikir (VA)tentang cara Elu lakukan merusak karakter diri sendiri?. Kenapa yaa!, Elu ngomong, bahwa Perasaan (Kinestetik) Elu sakit hati mendengar omongan (Auditori) itu?. Itulah yang Aku sebut; Bahwa Elu menggunakan Fatamorgana itu sebuah kenyataan (Visual) yang nyata. Bukanlah suara (Auditori) itu sebuah linggis yang merusak kuping Elu! sampai tembus ke Perasaan (Kinestetik) hati jadi Luka dan Sakit. Naah itulah Elu merusak Karakter diri sendiri, yang Elu anggap Suara/Omongan (Auditori) itu yang Elu anggap Linggis. Eeeee Sadar kenapa!! Siiiih suara (Auditori) itu ya tetap suara (Auditori) bukannya linggis tauuuuuu!!. Inilah dia, Elu hidup menggunakan FATAMORGANA yang membuat Karakter Elu Rusak.dengan cara Elu memandang (represent) supaya punya Harga diri,supaya diHargai, supaya diakui Kepintaran Elu. Itu menggunakan cara memandang (represent) yang salah serta tidak ada gunanya dan juga bahkan tidak bermanfaat untuk diri Elu sendiri dan untuk orang lain….
Nah! cobalah Elu sadar Sekarang, bahwa Tuhan sudah memberikan Sumber Daya yaitu berupa VAKOG. Cobalah Elu gali dan kembangkan salah satu diantaranya.misalnya Elu punya Penglihatan (Visual), kalau Elu kembangkan dan dilatih itu akan menjadikan karakter Elu hebat dan mempunyai pengahasilan cukup besar, yaaaah kecil-kecilannya Elu jadi seorang Photografher berkarakter kek?, atau jadi seorang Disaigner berkarakter dan banyak pilihan lainnya. Jangan seperti sekarang ini, Elu punya penglihatan (Visual) melihat Tulisan Elu anggap pisau yang menusuk Perasaan (Kinestetik) hati Elu jadi Sakit. Dan juga Elu punya Suara (Auditori), kalau Elu dikembangkan dan dilatih itu akan menjadikan karakter Elu hebat dan juga bakal punya pengahasilan yang besar juga. Setidak-tidaknya Pembawa Acara, ya boleh juga jadi Penyanyi yang mempunyai Karakter sebagai Penyanyi. Yaaaa sekarang Elu punya Karakter tidak karuan Bentuknya,habisnya!!….kalau ada suara/omongan (Auditori) Elu anggap Linggis yang membuat Perasaan (Kinestetik) sakit Hati.
Udah aah!! Aku ngantuk berdebat kusir sama Elu!!, coba saja deh Elu minta petunjuk sama para Pelatih-pelatih Manusia atau sama Master-master Pelatih nya Manusia,masalah VAKOG itu inti dari pembentukan Karakter Manusia atau dari mana ngebentuknya????, Aku yaqin kok! Beliau-beliau itu mau memberikan bimbingan serta penjelasan yang sejelas-jelasnya buat Elu,asal muasal dan inti dari pembentukan KARAKTER MANUSIA.

- ( Komin/Pupung ) : yaaaaah teman- teman dan saudar-saudaraku!!!! Jadi bagaimana niiiiiiiiiih!!!! “Perdebattan Couchman ini selanjutnya”????????.

Pelakon dongeng dalam “PERDEBATTAN COUCHMAN (Tukang Delman/Kusir)” diperankan oleh para pelakon :

- peran Ankomin itu diperankan oleh Un Concius Mind.
- peran Soekomin itu diperankan oleh Sub Concius Mind.
- peran Komin itu diperankan oleh Concius Mind/PupungSB.



 
Oct
15
    
Posted (Abdul Latief, Novel) in Umum on October-15-2009 (115 views)

Maliki yaumiddin

Yang merajai Hari Pembalasan

Yaumiddin artinya hari pembalasan, yaitu kehidupan akhirat. Jika kita mengartikan kehidupan dunia sebagai masa untuk menyemai atau menanam, maka kehidupan akhirat adalah masa untuk menuai atau memanen.

Yaumiddin adalah kehidupan akhirat, sebagai masa untuk memanen apa yang kita tanam dalam kehidupan dunia kita. Jika amal kebajikan yang kita tanam, maka buah kebajikan pula yang akan kita panen. Jika amal kebajikan yang kita tanam maka buah kebajikan pula yang akan kita panen. Jika amal keburukan yang kita tanam, buah keburukan pula yang akan kita panen. Dan hasil panen tersebut akan kita nikmati selamanya.



 
Nov
09
    
Posted (Q Dazal) in Belajar NLP on November-9-2008 (383 views)

Neuro-Linguistic Programming  (Menyusun Kata-kata/Bahasa ke dalam Syaraf/Jiwa) sebagai nama dari dalih dan kerelatifannya:

Neuro (syaraf/jiwa)

Tafsirsan  tentang cara kerja Otak  secara utuh dari susunan syaraf  yang sebetulnya berjalan dan mengalir ke tubuh Manusia itu lewat pengertian dari :
·    Visual
·    Auditory
·    Kinesthetic
·    Olfactory
·    Gustatory

Linguistic (kata-kata/bahasa)

Cara kata-kata/bahasa Manusia dalam bentuk arti yang luas ialah pada sensor yang dipunyai secara: Verbal (lisan), Tonal (gaya suara/alunan) dan Body Language (bahasa tubuh) dalam tatanan struktur perilaku manusia yang terlihat jelas.

Programming (menyusun)

“Perangkat halus” dalam Jiwa manusia itu sendiri, yang berasal dari Proses dasar bagaimana bertingkah laku yang baik terhadap apa yang dipercayai oleh manusia itu sendiri dan juga terhadap orang lain serta cara orang mengenal isi Dunia.



 
Nov
01
    
Posted (Q Dazal) in Belajar NLP on November-1-2008 (632 views)

KEHIDUPAN Anda saat ini! secara sadar maupun tidak disari, adalah akibat dari TINDAKAN yang Anda Lakukan disebabkan oleh KEPUTUSAN yang Anda ambil, dari hasil pertimbangan PIKIRAN dan PERASAAN yang Anda olah, muncul dari adanya KATA-KATA yang Anda terima.

Pokok yang amat sangat mendasari dalam berkomunikasi itu adalah KATA-KATA, lho semua orang sudah pada tahu itu! ya memang semua orang tahu! Betapa pentingnya kata-kata dalam berkomunikasi. Sekarang berapa banyak dan macam nya kata-kata itu?

Neuro-Linguistic Programming (NLP) menjelaskan pengaruh penting dalam hidup Manusia itu adanya SOS (Sense Of Self) yang dimilikinya, sehingga akan menjadi Skill bagi manusia itu sendiri. Dimana yang dalam artinya bahwa Manusia itu mempunyai SUMBER DAYA untuk berdaya upaya mengapai apa yang diINGINkan. Sumber Daya inilah yang disebut PANCA INDERA yaitu dikenal dengan sebutan VISUAL, AUDITORY, KINESTHETIC, OLFACTORY, GUSTATORY yang disingkat menjadi VAKOG.



 
Oct
27
    
Posted (Titisari Anugraheni, Dyah) in Umum on October-27-2008 (412 views)

Benarkah kita benar-benar dapat membedakan pikiran dan perasaan????

Secara pribadi jujur saya jawab BELUM! Tapi ada sebagian orang yang berpikir (atau merasa?) bahwa pikiran dan perasaan mudah sekali dibedakan. Lebih aneh lagi ketika mereka bilang bahwa membedakan pikiran dan perasaan dapat dilakukan berdasarkan pengalaman hidup ^_^™. Emang segampang itu, ya?!

Cerita tentang kebingungan saya ini bermula dari sebuah sms. Sms yang berisi protes tentang betapa tidak ber-perasaannya saya terhadap masalah orang lain yang tidak saya share-kan ke dia dan betapa saya hanya mengedepankan pikiran. Dia menganggap bahwa dengan tidak menceritakan masalah salah satu teman kami ke dia, SAYA SUNGGUH SANGAT TIDAK BER-PERASAAN!



 
Oct
27
    
Posted (Abdul Latief, Novel) in Umum on October-27-2008 (229 views)

Ayat Kelima Surat Al-Fatihakh berbunyi : Iyyakana’budu waiyyaka nasta’iin. Artinya Hanya kepadaMulah kami menyembah dan hanya kepadaMulah kami minta pertolongan. Ayat ini bisa dimaknai sebagai berikut.

Iyyakana’budu (hanya kepadaMulah kami menyembah), merupakan sebuah ikrar, komitmen seorang hamba kepada Sang Kholiq, bahwa Engkaulah ya Allah Tuhan yang aku sembah. Tidak ada tuhan-tuhan lain yang aku sembah. Aku tidak menyembah para tokoh-tokoh hebat dunia termasuk tidak menyembah para nabi. Aku tidak menyembah makhlukMu. Aku tidak menyembah harta benda, kekayaan materiil dan benda-benda berharga lainnya. Aku tidak menyembah jabatan, kedudukan, maupun status sosial. Aku tidak menyembah matahari, bulan maupun bintang-bintang di angkasa luas. Hanya kepadaMulah ya Allah aku menyembah.



 
Oct
18
    
Posted (Q Dazal) in Belajar NLP on October-18-2008 (293 views)

Dalam lanjutan dari sesi ini mohon dimaafkan dengan tidak dilengkapi gambar yang sesuai tergambar dalam buku aslinya.

SESI 7. KUNCI AKSES VISUAL.

Pergerakan mata (ke atas, ke bawah, ke kiri dan ke kanan) mengungkap sistim representasi yang kita gunakan untuk berpikir atau memahami, Ingatlah bahwa tempat dimana kita melihat, mendengar, membaui dan mengecap adalah di otak. Indera-indera hanyalah mengirim sinyal-sinyal pada neuron-neuron kita, Mereka mengekspresikan sensasi-sensasi kita.

Jadi, ketika Anda menggunakan wilayah penglihatan di otak, Anda menggerakan mata anda ke atas; ketika mendengar, menggerakan ke kiri dan ke kanan; ketika merasan, bergerak ke bawah dan kesebelah kanan Anda; ketika berpikir atau sedang melakukan dialog internal, bergerak ke bawah dan ke kiri Anda.



 
Sep
28
    
Posted (Wahyudi) in Umum on September-28-2008 (228 views)

Setiap manusia sudah dianugerahi & diberi potensi yang sama oleh Tuhan sang Pancipta Alam Semesta. Banyak orang yang kurang paham atau kadang tidak mau tahu dengan apa yang mereka miliki. Dalam kehidupan, setiap orang sudah mempunyai tujuan dan impian tersendiri, walaupun kadang masih banyak yang tidak mengetahuinya. Sangat penting jika setiap manusia tahu & mengerti akan tugas serta tanggung jawabnya mengapa mereka diciptakan. Akan terjadi harmonisasi (Kongruen) antara Manusia dengan Manusia, Manusia dengan Alam, serta Manusia dengan Tuhan.



 
Sep
28
    
Posted (Abdul Latief, Novel) in Umum on September-28-2008 (250 views)

Bagaimana memahami ayat kedua dari S. Al-Fatikhah? Ayat kedua berbunyi : Alhamdulillahi Robbil ‘alamiin yang dapat diterjemahkan : “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam“. Saya akan coba memaknai berdasarkan pemahaman yang pernah saya dapatkan plus eksplorasi sesuai dengan NLP sebagai berikut:

Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) mengandung pengertian bahwa segala pujian atas setiap kejadian, peristiwa, mahluk di alam semesta yang membuat kita takjub dan melihatnya sebagai sesuatu yang luar biasa, hanyalah layak kita persembahkan kepada Allah. Terwujudnya setiap keinginan, atau penerimaan karunia dan keberlimpahan adalah bersumber dari Allah.